Ketika Anak Sakit Panas

Sebagai Orang Tua, ketika menghadapi Anak  Anda yang kecil sedang sakit panas maka langkah wajibnya  yaitu waspada. Cara waspada diantaranya dengan membawa anak Anda ke dokter-rumah sakit terdekat dengan rumah Tinggal Anda.

Biasanya, saya membawa anak saya ke Dokter spesialis Anak Kota Semarang di Rumah sakit Panti Wilasa Dokter Cipto yaitu Dokter Sedyo Wahyudi Spa.

Menurut penuturan Pak Dokter Sedyo,” Panas bukanlah sakit, panas merupakan gejala awal timbulnya penyakit”

Berdasarkan pengalaman saya, anak saya yang sakit panas biasanya karena ada radang di tenggorokan, dan ketika diberikan antibiotik oleh dokter dengan sekali minum, panasnya langsung turun dan hilang.
Kadang bersama sakit panas, biasanya ada batuk yang menyertai anak saya, dan sekaligus oleh dokternya diberikan obat batuk untuk sekitar tiga hari @3x, dan alhamdulillah sembuh.

Untuk sakit panas, ada baiknya Anda sebagai orang tua menyediakan obat penurun panas, saya biasanya memakai sanmol dengan takaran sekali minum 5ml karena anak saya sudah di atas satu tahun, sepertinya di dos obat ada petunjuknya. Tujuan diberikan penurun panas untuk menjaga kondisi suhu tubuh kembali normal, sebab dikhawatirkan bila panas tinggi akan terjadi kejang pada anak- naudzubillah.

Ketika panas anak sudah empat hari dan tidak juga turun setelah diberi obat, maka orang tua wajib waspada, biasanya dokter menyarankan tes darah lengkap & tes widal. Tujuannya sebagai deteksi awal apakah ini sebagai tanda awal demam berdarah atau sakit tipes? Apabila hasilnya negatif, maka dokter akan memberikan tindakan dan saran untuk kesembuhan Anak. Dan bila hasilnya positif maka dilihat seberapa tingkat kewaspadaannya: bisa jadi anak diminta rawat inap atau rawat jalan.

Anak pertama saya, pernah positif dua pada tes widal sehingga harus rawat inap [positif tipes], walau berat dan repot, saya pasrah dengan keputusan rawat inap demi kesembuhan dan kesehatan anak saya.

Pernah juga Anak saya yang kedua sakit panas, di tes darah lengkap dan widal sampai tes demam berdarah ternyata hasilnya negatif, dan pada hari setelah diketahui semua negatif, panasnya turun di hari ke-4 ternyata muncul “GABAK” atau gabaken atau campak , entah nama istilah kedokterannya, untungnya anak saya sudah imunisasi campak sehingga sakit nya tidak terlalu parah. Kata dokter sakit campak dapat sembuh sendiri, yang diwaspadai yaitu batuk pilek yang menyertai, ataukah diare atau sakit panas yang harus diatasi, sehingga anak tidak mengalami dehidrasi.

demikian sekidit ruang sharing saya, sebagai orang tua, semoga menjadi tambahan wawasan bagi para orang tua, dan senang sekali apabila Anda melengkapi kisah saya di kolom komentar.

 

ILYAS AFSOH | AYAH 2 ANAK DI SEMARANG JAWA TENGAH | Hipno_Parenting
Sekolah Orang Tua : 0821.4150.2649 | 0896.1065.9643

 

Iklan

Tentang ILYAS AFSOH

SURABAYA NLP HIPNOTIS HIPNOTERAPI PUBLIC SPEAKING MOTIVATOR INTERNET MARKETING COACH
Pos ini dipublikasikan di SEKOLAH ORANG TUA dan tag , , , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s