Aku ikut bersedih dengan Negara ini

Entah untuk yang keberapa kali, aku utarakan kesedihan hatiku, Meskipun aku bukan pribadi yang memiliki kapasitas sebagai negarawan seperti Gusdur, Atau politisi tulen senayan, atau pakar komunikasi politik seperti Efendy Gazaly yang sering nongol di acara TV, Namun kali ini aku ingin mengekspos kesedihan hatiku atas republik ini :
betapa
1. Tak jelasnya arah ujung penyelesaian Penganut ajaran Ahmadiyah, sampai bentrokan antara masa anti ahmadiyah dengan jamaah ahmadiyah, padahal mereka sama-sama penganut ajaran islam, mereka bersaudara.
Sudah pupuskan rasa persaudaraan antara kita, persaudaraan sebagai warga negara Indonesia.

Sobat,
aku tahu kau tercabik oleh kasus makelar pajak, Korupsi pajak, kasus Bank Century yang tak jelas ujung akhirnya (membeku), dan sejumlah rekayasa di negeri ini, atau sejumlah Ledakan tabung gas elpiji 3 kg, sobat
s
obat, aku juga bersedih tentang negeri ini, yang tak kunjung mendapati solusi.

pagi ini aku tertegun, aku terdiam dan termangu sendiri di rumah kontrakanku, aku sangat sedih melihat kondisi negeriku ini, negara yang direbut dan penuh perjuangan untuk merdeka, lalu kenapa setelah tahun ke 65 merdeka, pembodohan tetap terjadi,
Sobat,
Jangan salahkan aku jika aku katakan kesedihanku ini,
Aku hanya ingin kau dengar isi hatiku yang sesak oleh kenyataan republik ini, sebab istriku yang aku tanya bagaimana solusinya? dia hanya menjawab : entahlah suamiku, aku hanya pegawai pns biasa golongan tiga A yang bingung mencari utangan untuk membeli honda grand secara kredit.

Aku bersedih di ulangtahun RI yang ke 65  tahun ini,

Iklan

Tentang ILYAS AFSOH

SURABAYA NLP HIPNOTIS HIPNOTERAPI PUBLIC SPEAKING MOTIVATOR INTERNET MARKETING COACH
Pos ini dipublikasikan di KELUARGA dan tag , , , , , , , , , . Tandai permalink.

4 Balasan ke Aku ikut bersedih dengan Negara ini

  1. Jabon berkata:

    terlalu banyak kesedihan untuk negri ini

    Suka

  2. investasi emas berkata:

    asku juga ikut sedih ah,…

    Suka

  3. marsini berkata:

    entahlah.
    mau dibawa kemana negara ini nantinya.

    Suka

  4. ikhsan berkata:

    Ketegasan dan marah, terkadang diperlukan demi sedikit perbaikan, tak ada yang bisa merubahnya selain kita-kita yang perduli. Raihlah tingkatan tertinggi dalam perjuangan, jika tak mampu pula lisan kan saja, dan diam dengan amarah adalah akhir aksi kita.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s